Virus HIV AIDS

Teori Asal Mula Penyakit Virus HIV AIDS






Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrom (AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (sindrom) yang timbuk karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-vuris lain yang mirip dan menyerang spesies lauinnya (SIV, FIV, DLL).

Virusnya sendiri bernama Humman Immunodeiciency Virus (HIV) yaitu Virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh pada manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. Bermacam-macam teori dikemukakan asal usul dari HIV AIDS ini.








Seks Bebas Di Kinshasa 1920an






Untuk menguak misteri tersebut, tim internasional mencoba untuk mengkonstruksi genetika HIV. Untuk mencari tahu dimana nenek moyang tertuanya pad manusia berasal. Temuan dalam bidang arkeologi virus digunakan untuk menemukan asal pandemi. Demikian laporan tim dalam jurnal Science. Para ahli menggunakan arsip sempel kode genetik HIBV untuk melacak sumbernya.

Dan ternyata, asal usul pandemi terlacak dari tahun 1920an di kota Kinshasa yang kini menjadi bagian dari Republik Demokratik Kongo. Laporan mereka menyebut, perdagangan seks yang merajalela, pertumbuhan populasi yang cepat, dan jarum tak steril yang digunakan di klinik-klinik diduga menyebarkan virus tersebut. Menciptakan kondisi 'badai yang sempurna'.

Sementara itu, rel keretta yang di bangun dengan dukungan  Belgia dimana 1juta orang melintasi kota tiap tahunnya membawa virus HIV ke wilayah sekitarnya. Lalu ke dunia. Tim ilmuan dari University of Oxford dan University of leuven, Belgia mencoba merekonstruksi 'pohon keluarga'HIV dan menemukan asal muasal nenek moyang virus itu. Anda bisa melihat jejak sejarahnya dalam genom saat ini data yang terekam, tanda mutasi dalam genom HIV tidak bisa dihapus.

Dengan membaca tanda mutasi tersebut, tim bisa menyusun kembali pohon keluarga dan melacak akarnya. HIV adalah versi mutasi dari virus simpanse, yang dikenal sebagai simian immunodeficiencty virus (SIVcpz) yang mungkin melakukan lompatan species, ke manusia melalui kontak dengan darah yang terinfeksi. Virus ini menyebar pertama kali pada para pemburu simpanse mungkin ketika menangani daging hewan itu. Kasus pertama dilaporkan di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo pada 1930.

Virus membuat lompatan pada beberapa kesempatan. Salah satunya mengarah pada HIV-1 subtipe O yang menyebar di Kamerun. Kemudian, HIV-1 subtipe M yang menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia. Pada tahun 1920-an, Kinshasa yang dulu disebut Leopoldville hingga 1966 adalah bagian dari Kongo yang dikuasai Belgia. Kota itu sangat besar dab sangat cepat pertumbuhannya. Catatan medis era kolonial menunjukan tingginya insiden sejumlah penyakit seksual.

Kala itu, buruh-buruh pria mengalir ke kota, memicu ketidak seimbangan gender, dengan perbandingan pria dan wanita 2:1 yang memicu maraknya perdagangan seksual. Plus faktor praktik pengobatan penyakit dengan suntikan tak steril yang efektif menyebarkan virus. Asper menarik lainnya adalah jaringan transportasi yang membuat orang-orang berpindah dengan mudah. Sekitar 1juta orang menggunakan jaringan rel Kinshasa pada akhir tahun 1940an.

Teori Green Monkey






Tidak sedikit orang yang sudah mendengar teori bahwa AIDS adalah ciptaan manusia. Menurut The New York Times yang terbit 29 Oktober 1990, tiga puluh persen penduduk kulit hitam di NYC benar-benar percaya bahwa AIDS adalah 'senjata etnis' yang didesain di dalam laboraturium untuk menginfeksi dan membunuh kalangan kulit hitam.
Sebagian orang bahkan menganggap teori konspirasi AIDS lebih bisa dipercaya dibandingkan teori monyet hijau di Afrika yang dilontarkan para pakar AIDS. Sebenarnya sejak tahun 1988 para peneliti telah membuktikan bahwa teori ini kepada publik hingga sekarang. Dalam liputan-liputan media tahun 1999, teori monyet hijau telah digantikan dengan teori simpanse di luar Afrika. Simpanse yang dikatakan merupakan asal-usul penyakit AIDS ini telah diterima sepenuhnya oleh komunitas ilmiah.


Teori Konspirasi AIDS





Pada dasarnya teori konspirasi memberikan narasi tentang sejarah bangsar barat mengenai asal usul kemunculan HIV/AIDS. Teori ini menyebutkan bahwa HIV/AIDS merupakan senjata biologis yang sengaja dibuat Amerika Seikat untuk mengendalikan jumlah penduduk didunia. Pengurangan populasi merupakan prioritas tertinggi dari kebijakan luar negri AS terhadap negara-negara dunia ketiga. Pengurangan dari penduduk negara-negara ini merupakan masalah vital bagi keamanan nasional AS. Asal usul HIV/ AIDS ini di awali dari bocornya catatan rahasia yang mengandung dua poin penting milik salah satu tim khusus di Laboratorium Fort Detrick AS, Willace L. Pannier ke dunia maya.

Pertama, HIV merupakan istilah baru bagi virus lama bernama SV40 yang digunakan oleh Dokter Hilary Koprowski untuk menginfeksi sistem imun 300.000 orang negro Afrika pada tahun 1957 hingga 1960. Koprowski melakukan percobaan infeksi vaksin polio melalui mulut (live oral polio vaccine) kepada ras kulit hitam di Afrika atas dasar rasisme. Namun demikian, Koprowski menolak tuduhan bahwa ia terlibat dalam menciptakan AIDS dan mengatakan bahwa demografi dari persebaran penyakit di Afrika dapat dijelaskan dengan faktor-faktor lain yang tidak berhubungan dengan prosedur vaksinasi.

Kedua, disebutkan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan ini digagas oleh George W. Bush, George H.W Bush, Rockefeller, Harriman dan berbagai elit politik Amerika yang difasilitasi oleh CIA, Rockefeller Foundation dan National Institute of Health. Mereka sepakat untuk menjalankan agenda "Eugenic Movement" sekotar tahun 1900-an. "Eugenic Movement" merupakan gerakan rasialis untuk mengahncurkan ras manusia yang di anggap Inferior dan meningkatkan ras manusia superior. Selain itu, HIV/AIDS dibuat oleh CIA untuk menginfeksi bangsa African-American yang berada di Amerika. Pada dasarnya, "Eugenic Movement" dilakukan oleh Amerika untuk menekan jumlah populasi dunia dengan sasaran utama orang kulit hitam.

Selain informasi yang didapatkan dari catatan rahasia milik Pannier, munculnya berbagai presepsi masyarakat dunia tentang vaksin HIV/AIDS menjadikan teori konspirasi semakin kompleks. Hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan oenyakit HIV/AIDS. Obat-obat yang kini diberikan hanya memperpanjang usia penderita dan memperbesar kemungkinan untuk menularkan penyakit tersebut kepada individu lain, seperti Terapi Antiretroviral (ARV). Presepsi tersebut mendorong pemikiran kritis tentang strategi kelompok elit dalam menciptakan penyakit beserta obatnya. Fakta yang mengejutkan muncul dari ketiga penjahat kemanusiaan, yaitu keluarga Bush, Rockefeller dan Harriman yang ternyata bergabung dalam satu komunitas dan berkuliah di Yale University. Kemudian Faktanya Yale University adalah pemegang hak paten salah satu obat utama HIV yang dikenal dengan 'Zenit' dan 'd4t' pada awal tahuhn 1900-an dengan royalti yang diterima sebesar $328.000.000,00. Namun, seperti yang diketahui bahwa 'Zenit' tidak menghilangkan HIV, tetapi hanya memperpanjang usia sang penderita yang otomatis dapat terus meningkatkan keuntungan perusahaan.


Ekspeimen Hepatitis B Pra-AIDS Kepada Pria Gay (1978-1981)






Ribuan pria gay mendaftar sebagai manusia percobaan untuk eksperimen vaksin Hepatitis B yang disponsori oleh pemerintah AS di NY, LA, dan San Fransisco. Setelah beberapa tahun, kota-kota tersebut menjadi pusat sindrom defisiensi kekebalan terkait gay, yang belakangan dikenal dengan AIDS. Diawal 1970-an, vaksin hepatitis B dikembangkan didalam tubuh simpanse. Sekarang hewan ini dipercaya sebagai asal-usul berevolusinya HIV. banyak orang yang masih merasa taku mendapatkan vaksin hepatitis B lantaran asalnya yang terkait dengan pria gay dan AIDS. Para dokter senior masih bisa ingat bahwa eksperimen vaksin hepatitis awalnya dibuat dari kumpulan serum darah para homoseksual yang terinfeksi hepatitis.

Kemungkinan besar HIV masuk kedalam tubuh pria gay selama uji coba vaksin ini. Ketika itu, ribuan homoseksual diinjeksi di NY pada awal 1978 dan dikota-kota pesisir barat sekitar tahun 1980-1981.

Apakah jenis virus yang terkontaminasi dalam program vaksin ini yang menyebabkan AIDS? Bagaimana dengan program WHO diAfrika? Bukti kuat menunjukan bahwa AIDS berkembang tak lama setelah program vaksin ini. AIDS merebak pertama kali di kalangan gay NYC pada tahun 1979, beberapa bulan setelah eksperimen dimulai di Manhattan. Ada fakta yang cukup mengejutkan dan secara statistik sangat signifikan, bahwa 20% pria gay yang menjadi sukarelawan eksperimen heptitis B di NY diketahui mengidap HIV positif pada tahun 1980 setahun sebelum AIDS menjadi penyakit resmi. Ini menunjukan bahwa pria Manhattan memiliki kejadian HIV tertinggi dibandingkan tempat lainnya di dunia, termasuk Afrika, yang dianggap sebagai tempat kelahiran HIV dan AIDS. Fakta lain yang juga menghebohkan adalah bahwa kasus AIDS di Afrika yang dapat dibuktikan baru muncul setelah tahun 1982. Sejumlah peneliti yakin HIV ke populasi gay di Amerika. Namun hingga sekarang para ilmuan AIDS dengan vaksin tersebut.

Umum diketahui bahwa di Afrika, AIDS berjangkit pada orang heteroseksual, sementara di AS AIDS hanya berjangkit pada kalangan pria gay. Meskipun pada awalnya diberitahukan kepada publik bahwa tak seorangpun kebal AIDS, faktanya hingga sekarang ini 80% kasus AIDS di AS berjangkit pada pria gay, pecandu narkotika, dan pasangan seksual mereka.

Dipertengahan tahun 1990-an, para ahli berhasil mengidentifikasi setidaknya 8 subtipe (strain) HIV yang menginfeksi berbagai orang di seluruh dunia. Telah terbukti, strain B adalah strain pra dominan yang menginfeksi gay di AS. Strain HIV ini lebih cenderung menginfeksi jaringan rektum, itu sebabnya para gay yang cenderung menderita AIDS dibandingan non-gay.

Sebaliknya, Strain HIV yang umum dijumpai di Afrika cenderung menginfeksi vagina dan sel serviks (leher rahim), sebagaimana kulup penis pria. Itu sebabnya, di Afrika HIV cenderung berjangkit pada kalangan heteroseksual.

Para pakar AIDS telah memberitahukan bahwa AIDS Amerika berasal dari Afrika, padahal Strain HIV yang umum dijumpai di kalangan pria gay nyaris tak pernah terlihat di Afrika! Bagaimana bisa demikian? Apakah sebagian Strain HIV direkayasa agar mudah beradaptasi ke sel yang cenderung menginfeksi kelamin gay?

Telah diketahui, pria ilmuan SVCP (Special Virus Cancer Program) mampu mengadaptasi retrovirus tertentu agar menginfeksi jenis sel tertentu. Tak kurang sejak tahun 1970, para ilmuan perang biologis telah belajar mendesain agen-agen (khususnya virus) tertentu yang bisa menginfeksi dan menyerang sel kelompok rasial "tertentu". Setidaknya tahun 1997, Stephen O'Brien dan Michael Dean dari laboraturium keanekaragaman Genom di National Cancer Institute menunjukan bahwa satu dari sepuluh orang kulit putih memiliki gen resisten-AIDS, sementara orang kulit hitam Afrika tidak memiliki gen semacam itu sama sekali. Kelihatan, AIDS semakin merupakan virus buatan manusia yang menyerang ras tertentu di bandingkan peristiwa alamiah.

Berkat bantuan media Amerika, virus ini menyebar ke jutaan orang tertentu di seluruh dunia sebelum segelintir orang mulai waspada akan kejahatan di balik penciptaan virus ini. Di tahun 1981, pejabat kesehatan memastikan "masyarakat umum" bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. AIDS adalah penyakit gay adalh jargon yang sering dikumandangakan media.

Setidaknya tahun 1987, Robert Gallo memberitahu reporter plaboy, David Black "saya pribadi belum pernah menemukan satu kasus pun di Amerika dimana pria terkenka virus AIDS dari seorang wanita melalui hubungan intim heteroseksual. Gallo melanjutkan, AIDS tak akan menjadi bahaya yang tak bisa teratasi bagi masyarakat umum. Apakah ini sekedar spekulasi ataukah Gallo mengetahui sesuatu yang tidak ia ceritakan.

Conspiracy or True Hidden Story

Knights Templar ; Cikal-Bakal Secret Society





Ditahun 1090 abad ke 11 di Perancis, ajaran Raja Nimrod yang merupakan dasar dari ajaran Secret Society, dikembangkan oleh Godefroy de Boullion menjadi sekte bernama "The Poor Fellow Soldier of Christ and of the Temple of Salomon" yang dikenal dengan sebutan Knights Templar. Inilah yang menjadi cikal bakal secret society.

Sekte ini berorientasi pada Temple of Salomon di Jerusalem. Tempat disemayamkannya the ark of Covenant (Tabut Nabi Musa). Tabut ini adalah sebuah batu yang bertuliskan 10 perintah TUHAN pada nabi Musa dan benda ini dianggap benda super natural tertinggi dalam sejarah umat manusia. Knights Templar terobsesi dengan tabut itu.


Hilangnya The Ark of The Covenant





The Ark diyakini dapat memancarkan pilar awan, cahaya dan api. Diyakini pula bahwa The Ark dapat membuat Aliran Sungai Yordam berhenti persis seperti Musa membelah laut merah.

Ketika Nabi Daud berhasil mempin Palestina, dia memerintahkan putranya nabi Sulaiman untuk membuat kuil khusus untuk menyimpan The Ark. Lantas dibuatlah Tample Of  Salomon olehnya. Lokaisi kuil itu ada di Temple Mount (Bait Suci) tahun 900 SM. Yang akhirnya tempat ini menjadi tempat suci bagi 3 agama yakni agma Yahudi, Kristen dan Islam. Yang notabenenya ketiga agama tersebut hidup rukun selama ribuan tahun.Tidak ada permusuhan bila tidak ada yang menjadi pemicu. Konflik agama baru ada setelah Mandate for Palestine yang akhirnya melahirkan negara Israel tahun 1948.

Ruang pemyimpanan The Ark disebut dengan The Holly of Holies. Diatas Tabut tersebut ada batu yang disebut Ash Shakrah yang saat ini ada di dalam Dome of The Rock. Sejak  2600 tahun yang lalu The Ark menghilang bersamaan dengan hancurnya Temple of Salomon yang dihancurkan oleh Nebuchadnezzar II. Sisa-sisa tembok inilah yang akhirnya menjadi tembok ratapan bangsa Yahudi.






Obsesi Knights Templar

500 tahun kemudian aliran Knights Templar masih terobesi dengan The Ark yang mereka baca di Alkitab, dan tidak mengetahui bahwa The Ark telah hilang. Merek berpikir The Ark masih ada di Yerusalem, mereka ingin mengambilnya untuk kejayaan dan kekayaan. Untuk dapat mencarinya mereka butuh dukungan uang dan politik.

Mereka memfitnah umat Islam merampok peziarah kristen di Yerusalem dan membujuk raja perancis dan paus agar perang, sehingga terjadilah perang salib selama 300 tahun. Knights Templar adalah pencetus perang agama yang menyebabkan adanya kebencian antara umat Islam dan Kristen selama ribuan tahun.







Propaganda yang ingin mereka buat adalah pembuktian bahwa agama hanya akan membawa peperangan dan pembunuhan. Perang salib adalah adu domba umat beragama yang dilakukan oleh Knights Templar, yang kita pikir adalah tentara Kristen sebenarnya adalah sekte penyembah Baphomet yang merupakan nama lain dari Lucifer sang iblis.

Dalam perkembangannya Knights Templar berubah menjadi The Bank of Europe yang menciptakan sistem "Cek and Letter of Credit" yang kita gunakan sampai dengan hari ini. Knights Templar memberi hutang pada para Raja termasuk Raja Perancis. Jurus membangkurtkan negara inilah yang masih dipakai dan ditiru oleh Elite Global buat mereka perang yang mengerikan adalah pesta untuk mendapatkan uang yang banyak.

Arab dan Yahudi merupakan bangsa yang teradu domba, hingga bermusuhan hingga ribuan tahun. Padahal mereka pernah hidup rukun berdampingan namun dipercah belah lewat "British Mandate of Palestine" tahun 1922.

Conspiracy or Hidden True Story

Sejarah Perjalanan The Knights Templar




Sejarah Knight


Knights Templar adalah sebutan pendek dari The Knights of the Temple og SALOMON. Mereka adalah sekte penerus dari Raja Nimrod. Ajaran ini berkembang di Perancis berkat seseorang yang bernama Godefroy de Boullion yang akhirnya berkembang menjadi Secret Society. Dari namanya, mereka sangat terobsesi dengan tabut Nabi Musa yang di simpan di kuil Nabi Sulaiman. Mereka yang kita anggap adalah tentara Kristen, sebenarnya adalah sekte penyembah Baphomet atau sang iblis.

Dengan mengatas namakan salib, para wanita dan anak-anak dibunuh. 20 tahun setelah Yerusalem diduduki The Dome of The Ark / tabut Nabi Musa disita oleh Knights Templar. Mereka menita The Dome of the Ark lantaran kesal karena tidak berhasil menemukan The Ark of The Convenant (Tabut Nabi Musa) yang menjadi obsesi mereka untuk kejayaan dan kekayaan. Perlu diketahui bahwa Tabut Nabi Musa ini dianggap sebagai bedan spiritual tertinggi sepanjang perjalanan umat manusia dan telah hilang sejak 2600 tahun sebelumnya. Knights Templar tidak mengetahui itu dan hanya terobsesi setelah membaca mengenai The Ark di dalam kitab suci.





Tahun 1307, Raja Phillip V Perancis memerintahkan penangkapan Knights Templar degan tuduhan kafir terhadap TUHAN, praktek homoseksual, menyembah berhala dan praktik ilmu sihir. Paus Clement V mendeklarasikan Knights Templar sebagai ajaran bid'ha bagi seluruh properti Knights Templar. Maka pada hari jumat 13 Oktober 1307 atau yang kita kenal sekarang dengan Friday the 13th, seluruh anggota Knights Templar diburu untuk dibunuh dan di bakar hidup-hidup.

Mereka terpojok, tampak putus asa dan merasa akan musnah selamanya. Namun ada sebuah harapan muncul, mereka mendapat tempat berlindung dan sekutu. Di negara yang berjuang mati-matian untuk merdeka dari Inggris yaitu Skotlandia. Dari harapan ini akhirnya mereka hijrah ke Skotlandia.

Harapan Skotlandia untuk merdeka musnah ketika William Walace meninggal, namun bagi Raja Skotlandia Robert the Bruce kedatangan Knight Templar menjadi senjata rahasia. Templar telah berperang selama 200 tahun dengan tentara islam dan itu membuat mereka sangat ahli dalam bertempur dan berstrategi.


Perjalanan Knights Templar (1314-1324)

Di tahun 1314, Knights Templar bergabung dengan pasukan Robert the Bruce (Raja Skotlandia) untuk berperang di Bannockburn untuk pertempuran yang sudah lama dinantikan dengan Inggris. Usaha Robert the Bruce dan Templar berhasil, 6.500 tentara Skotlandia berhasil menaklukan dan membuat malu 25.000 tentara Inggris dan cita-cita Skotlandia untuk merdeka akhirnya tercapai.


Perjalanan Knights Templar (1324-1603)

Knights Templar bangkit dari kehancuran dan bertekad untuk tidak akan pernah lagi dihancurkan. Kali ini mereka punya misi mengontrol seluruh negri dengan mengontrol para Rajanya. Dan untuk terus melestarikan nama Knights Templar harus dilenyapkan.

Keturunan Templar menjadi kekuatan nyata di Skotlandia. Tahun 1603 Ratu Elizabeth 1 wafat tanpa meninggalkan pewaris tahta. Sesuai aturan, Raja James V dari Skotlandia otomatis menjadi Raja Inggris, maka Inggris dan Skotlandia bergabung menjadi kerajaan baru. Dengan begini maka kekuatan Templar yang ada di Skotlandia menyebar dengan bebas dan berakar di Inggris Raya.

Perjalanan Knights Templar (1603-Sekarang)





Setiap waktu mereka merencanakan, mengorganisir dan menyusup ke dalam titik-titik strategis kerajaan. Hasilnya, mereka berhasil mengembangkan jumlah dan kekuatan dan siap memetik identitas yang baru yang bebas dari reputasi  buruk masa lalu dan memberikan kredibilitas berupa kerajaan dan arisokrasi di Inggris.

Nama baru yang mereka pilih adalah Freemason (The Scottish Rite), dan inilah aliran templar yang hidup di jaman kita. Arti kata Mason adalah tukang batu, dan free adalah bebas. Jadi arti Freemason adalah tukang batu yang berfikiran bebas. Karena dulunya sebelum menjadi Knights Templar profesi mereka adalah tukang batu.





BERSAMBUNG

Conspiracy Or Hidden True Story

Raja NIMROD & Freemason





Seperti yang kita ketahui, Raja NIMROD pada zamannya adalah raja yang cerdas. Namun kecerasaanya itu membuatnya bersikap sombong dan mengaku sebagai TUHAN dan usahanya selalu mendapatkan tantangan dari Ibrahim. Namanya terkenal karedan usahanya sebagai pendiri Menara Babel. Ia adalah orang yang berkuasa di Babilonia yang menjadi pusat peradaban dunia setelah banjir BAH, yang wilayahnya meliputi Asia Barat dan Asia Tengah. Menurut catatan Kejadian 10:8-12, ia mendirikan kota-kota besar seperti babel, Erekh, Akad yang kesemua kota itu terletak di tanah Sinear, lalu ia  pergi ke Asyur dan mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah, dan Resen.

Sisa peninggalannya yang dapat di temui berada di Gunung Nimrod, sekitar 150km dari kota Adiyaman, 1220km Istanbul. Sebelum ini Gunung Nimrod dapat ditemukan di Abul Gharah, Iraq. Tempat Namrudz dan rakyatnya menyembah dewa Nabu yang mereka anggap sebagai anak dari Marduk. Gunung Nimrod mencapai ketinggian 2100m. Wilayah ini pada masa lalu termasuk dalam wilayah kekuasaan Babilonia.

Catatan Dalam Tradisi YAHUDI

Nimrod adalah keturunan ke-5 dari Nabi NUH. Ia adalah orang pertama yang mendeklaraasikan diri sebagai raja atas seluruh manusia, akibat keangkuhan dan keserakahannya, ia berusaha mengajak seluruh manusia bersatu dalam membentuk satu jenis manusia dengan ikatan perjanjian hanya berbuat dosa terus-menerus dan melupakan 
TUHAN dengan membangun Menara Babel yang sangat menjulang tinggi dengan harapan siapapun yang melihat menara itu akan teringat dengan rencana tercela ini. Ketika TUHAN memperhatikan tindakan Nimrod, TUHAN mempertimbangkan bahwa tidak baik apabila seluruh manusia menjadi jahat seluruhnya, 

TUHAN hadir ke bumi bersama para malaikat dibumi untuk memisah-misahkan satu bangsa keturunan NUH menjadi berbangsa-bangsa yang berbeda supaya tidak seluruh manusia bersepakat dengan manusia lain. Melainkan memiliki budaya, kebanggaan, sudut pandang dan watak tersendiri yang menimbulkan ras dan jenis anatomi yang serupa nemun dalam diri mereka ada sesuatu yang memperbedakan. Berbeda dengan tumbuhan, hewan, setan, malaikat, dan jin yang secara umum sejenis dan serupa sifat tingkah lakunya.




Awal Mula Freemason

Nimrod adalah manusia pertama yang memerintahkan agar membuat koa Babylon yang amat mahsyur itu, kota Niniwe dan kota-kota lainnya. Keinginan Nimrod untuk menguasai dunia di bawah satu pemerintahannya itulah yang kini disebut  sebagai "New World Order".





Mereka membuat bangunan besar dan tinggi (Menara Babel) yang dikenal sebagai MASONS (pada zaman modern kini disebut FREEMASONS). Mereka memang hebat dalam bidang arsitektur. Cita-cita Raja Nimrod kala itu tidak terwujud karena itulah keturunannya sampai sekarang berusaha untuk merealisasikannya,karena itulah kita bisa melihat simbol-simbol dari FREEMASONS hingga saat ini. Seperti pada lukisan piramid pada uang 1$.





Kisah tentang Nimrod masih berlanjut hingga hari ini yang diwarisi oleh keturunannya. Ini dapat terlihat dengan jelas sebagaimana Amerika Serikat telah menaklukan Iraq (Babylon). Bukan semata-mata karena minyak, tetapi karen ada agenda lain yang menjadi misi mereka.

Jumlah kejahatan amat banyak, diantaranya dia mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semirasmis. Setelah Nimrod meninggal dunia, Ibu yang merangkap sebagai isteri tersebut menyebarkan ajaran bahwa roh Nimrod tetap hidup selamanya walaupun jasadnya telah mati. Dia membuktikan ajarannya dengan adanya pohon Evergreen tang tumbuh dari sebatang kayu yang mati. Yang ditafsirkan Semiramis sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati.

Untuk mengenang hari kelahirannya, Nimrod selalu hadir di pohon Evergreen ini dan meninggalkan bingkissan yang digantukan di ranting-ranting pohon itu, 25 Desember iyulah hari kelahiran Nimrod. Inilah asal usul pohon Natal yang ikonik setiap hari natal tiba.




Walaupun dikatakan bahwa Semiramis adalah seorang perawan ketika melahirkan Nimrod, dia juga kemudian melahirkan seorang anak lagi selepas Nimrod mati. Anak itu bernama Tammuz dan dia megatakan anak itu adalah jelmaan Nimrod. Tammuz diberi gelaran 'Orion' yang beemaksud "benih seorang wanita". Semiramis semula dikenali sebagai "Ibu perawan", "Ibu suci" dan "Dewi dari surga", maka dimulailah penyembahan terhadap Semiramis dan anak TUHAN.

Melalui pengaruh dan pemujaannya kepada Nimrod, Semiramis dianggap sebagai "Ratu Langit" oleh rakyat Babylon. Dengan berbagai julukan, akhirnya Nimrod dipuja sebagai "Anak Suci dari Surga". Melalui perjalanan sejarah dan pergantian generasi dari masa ke masa, dari suatu bangsa kebangsa lainnya. Penyembahan berhala versi Babylon ini berubah menjadi Messiah palsu yang berupa Dewa Baal, anak dewa Matahari.

Agama itu berpindah ke Mesir setelah kejatuhan bangsa Babylon. Disana mereka menyembah Isis dan anaknya Osiris. Dewa-dewi itu mempunyai nama dan asal yang sama. Nama osiris sama makna dengan Orion yaitu "Benih Seorang Wanita".

Kemudian ajaran menyembah berhala ibu dan anak itu  tersebar ketempat lain pula. Di Asia bernama Cybele dan Deoius. Dalam agama Pagan Roma disebut Fortuna dan Jupiter, bahkan di Yunani, Chinna, Jepang, Tibet di temukan adat pemujaan terhadap dewi Madonna.




Karakter Goddess / Dewi kuno, diantaranya adalah Semiramis, ibu kepada Raja Nimrod lihat kesamaan Semiramis dengan  STATUE OF LIBERTY di Amerika, yang dihadiahkan oleh FREEMASON Francis kepada Amerika saat kemerdekaan Amerika sebagai tanda persahabatan kedua negara.




Gambar Semiramis juga terpampang pada mata uang lama Amerika. Statue Of Liberty itu merupakan lambang Semiramis yang membawa obor cahaya, yang konon obor itu adalah roh anaknya Nimrod yang senantiasa berada di dunia ini. Simbol yan sama juga terdapat pada logo Colombia Picture milik Sony Entertainment.

Didalam Illuminati ada dikatakan berasal dari keturunan Firaun. Diketahui bahwa mereka ingin menguasai dunia ini dibawah pemerintahannya sebagai penyambung tradisi keluarga-keluarga mereka terdahulu. Keturunan Nimrod masih berlanjut hingga sekarang. Setelah banyak dikaji maka terbuktilah bahwa salah satu ketrurunan yang berada di dalam  Illuminati adalah keturuanan Raja Nimrod.






BERSAMBUNG

Konspirasi Terbesar Dalam Sejarah Umat Manusia

ILLUMINATI BAVARIAN


Iluminati adalah nama yang diberikan kepada beberapa kelompok, baik nyata (historis) maupun fiktif. Secara historis, nama ini merajuk pada ILLUMINATI BAVARIA, sebuah kelompok rahasia pada Zaman Pencerahan yang didirikan pada tanggal 1 Mei 1776.

Nama Illuminati banyak menjadi banyak digunakan untuk menunjukkan organisasi persengkokolan yang dipercaya mendalangi dan mengendalikan berbagai peristiwa di dunia melalui pemerintah dan korporasi untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru. Dalam konteks ini, illuminati biasanya digambarkan sebagai versi modern atau keberlanjutan dari Illuminati Bavarian.





Sejarah

Gerakan ini didirikan pada tanggal 1 Mei 1776 di Ingolstadt (Bavaria) dengan nama Ordo Illuminati, dengan anggota awalnya sebanyak 5 orang, dan di pelopori oleh Adam Weishaupt (1748-1830).





Johann Adam Weishaupt (lahir di Ingolstadt, 6 Februari 1748 - meninggal di Gotha, 18 November 1830 pada umur 82 tahun) adalah seorang Jerman, pendiri Ordo illuminati. Walaupun dibesarkan di lingkungan Yesuit, pada akhirnya ia menyimpang dari ajaran ordo tersebut dan pada 1 Mei 1776, dengan bantuan Adolph Freiherr Knigge, ia mendirikan suatu ordo baru "Order of Perfectibilist" yang selanjunya di namai Illuminati. Ordo ini memiliki misi untuk menghapuskan semua pemerintahan monarki dan agama. Adam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling di kenal di kalangan zionis dan freemason.

Dia adalah Profesor hukum kanon di universitas Ingolstadt yang di kelola tarekat Yesuit, sebagai satu-satunya profesor dari kalangan non klerikal (bukan kaum religuis). Kelompok ini terdiri dari para pemikir bebas sebagai perwujudan Pencerahan dan tampaknya mencontoh Freemason. Anggota Illuminati melakukan sumpah rahasia dan berikrar untuk mengabdi kepada atasan mereka. Anggotanya dibagi menjadi tiga kelas, masing-masing dengan beberapa tingkatan, dan banyak cabang Illuminati menarik anggota dari loji Mason yang sudah ada.

Pada awalnya Weishaupt berencana bahawa kelompok itu akan dinamai "Perfectibilist". Kelompok itu juga disebut Illuminati Bavarian dan ideologinya disebut "Illuminisme". Banyak intelektualis dan politisi progresif terkenal yang menjadi anggotanya, termasuk Ferdinand dari Brunswick dan diplomat Xavier Von Zwack, yang menjadi orang kedua di organisasi. Organisasi ini juga menarik kalangan sastrawan semacam Johann Wolfgang Von Goethe dan Johann Gottfried Herder, serta para duke yang berkuasa di Gotha dan Weimar.

Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Khatolik yang kemudian memerkosa menajadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama kristen serta agama lainnya. Gerakan rahasia Illuminati berkembang dengan jaringan yang "menggurita"dikarenakan dukungan ari keluarga Rothchild. 

Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi-ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia. Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah :
"Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nation economic, and i dont care whe writes its laws)".

Motto Rothchild ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota Illuminati untuk tidak melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia. Bahkan, salah satu Presiden Amerika ke-20, yaitu james Abram Garfield yang juga anggota Illuminati berkata:
"Barangsiapa mengendalikan uang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai bangsa tersebut (whomever taht control the money or economic of nation, they would control the nation too)".

Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor dibidang hukum dan mengajar Di Univeritas Ingoldstadt Bavarian, Jerman. Sampai tahun 1770, Kekecewaannya terhadap dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan zionis untuk mendirikan suatu pemerintahan dunia (one world government) yang dipercaya akan menegakan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham setan (abolition of all religion, except satanism).

Setelah keluar dari gereja Katolik, gereka mengklaim dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang diseut dengan Luciferian Conspiracy serta Gereja Setan (The Synagouge of Satan). Ditambahkan menurutnya, setan bukanlah mahluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran keberanian dan kebebasan. Setan sebagai mahluk telah mendapat pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya setan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Illuminati bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia dan mencakup jaringan denyut kehidupan dunia secara global (Satanism is about the evolution of humanity and the promotion of freedom on individual and global scales). Banyak yang menggangap ini hanyalah propaganda kaum gereja kepada kaum Illuminasi






Selama 5 tahun dia menyusun buku yang berjudul (The Novus Ordo Seclorum) yang berisi konsep-konsep doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghotmatan kepada dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myrin pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Wieshaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.


l. Iluminasi harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).


2. Iluminasi melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggota Iluminasi yang prospektif pada masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).

3. Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Iluminasi, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Iluminasi akan dijadikannya sebagai agen Iluminasi di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).

4. Iluminasi akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).

Lalu, tujuan dari Illuminati juga untuk memecah belah goyim (semua orang non-Yahudi) melalui media politik, ekonomi, sosial, dan religius. Mereka akan menyediakan persenjataan dan insiden agar para goyim bisa berperang diatas mereka, menghancurkan pemerintahan nasional, merusak institusi keagamaan, dan akhirnya saling membunuh satu sama lain. Tidak ada revolusi apapun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikiranya.


Pada tahun 1777 Karl Teodor menjadi penguasa Bavaria. Dia adalah pendukung Despotisme Tercerahkan dan pemerintahannya melarang segala bentuk kelompok rahasia termasuk Illuminati. perpecahan dan kepanikan internal terjadi didalam Illuminati sebelum akhirnya kelompok ini mengalami pembubaran, yang dipengaruhi oleh Dekrit Sekular yang dikeluarkan oleh pemerintahan Bavaria. "Weishaupt sendiri membawa kabur dokumen dan korespondensi internal Illuminati, namun kemudian berhasil diambil pada tahun 1786vdan 1787, lalu di publikasikan oleh pemerintah pada tahun 1787. Rumah Von Zwack digeledah untuk mencari lebih banyak dokumen mengenai kelompok tersebut.





Cara Mudah Taklukan Suatu Bangsa (Perang Candu)

Cina (1839-1860 M)



Perang Candu



Nafsu dunia dapat membutakan hati manusia. Segala cara dapat ditempuh untuk mendapatkan kekayaan di dunia. Tidak peduli itu cara yang baik atau jahat, asalkan dapat memperoleh harta maka itu bukan lah suatu persoalan. Salah satu peristiwa masa lalu yang menggambarkan fenomena ini adalah Perang Candu (opium).

Perang Candu merupakan dua perang yang terjadi pada pertengahan abad ke-19, antara orang China dan Inggris di kedaulatan China. Pada perang tersebut pedagang Eropa menggunakan kekuatan adiktif candu untuk memperoleh hubungan dagang penting dengan Cina, negara yang mengisolasi diri dari dunia luar.



Latar Belakang Perang Candu


Konon awal abad ke-19, opium dibawa oleh para pedagang Inggris ke Tiongkok sebagai pengimbang ekspor teh Cina ke Inggris. Di bawah kekuasaan Dinasti Yung Cheng, opium begitu populer karena selain komoditi dagang juga dihisap menggunakan pipa khas dari tanah liat serta diminum dengan arak.

Sebenarnya warga dan penduduk memanfaatkan candu untuk pengobatan tradisional, tetapi sebagian menyalahgunakan sekedar mabuk-mabukan. Inilah mapping awal tradisi (buruk) rakyat. Oleh pendatang (asing) kebiasaan masyarakat mengisap candu atau madat ditandai sebagai titik lemah (Achilles, baca: akiles) yang bisa “diletuskan” sewaktu-waktu. Pada gilirannya akiles pun diolah, dieksploitasi serta dipropaganda secara gencar dengan tujuan tertentu, bahwa asap candu menimbulkan “mimpi indah” di dalam tidur!

Selama ratusan tahun, Orang-orang Cina tidak berhubungan dengan kegiatan ekonomi dunia lain. Zaman Kaisar Ming dan Qing berkuasa, ada kebijakan menutup jalur perniagaan dengan Barat karena anggapan selain mampu memenuhi keperluan rakyatnya sendiri, ia juga tak mau bergantung kepada asing. Sebuah sikap kemandirian yang dahsyat dari Ming. Meskipun demikian, banyak pedagang Eropa sangat ingin berdagang di Cina. Wilayah Cina saat itu terkenal sebagai produsen sutera, rempah-rempah, teh, dan porselan berkualitas. Komoditi tersebut sangat populer di Eropa. Namun, pemerintah Cina di bawah Dinasti Qing hanya mengizinkan perdagangan dilaksanakan di satu pelabuhan, yakni di Guangzhou (Kanton).

Di sisi lain, pengembangan East India Company oleh Inggris berarti menjadikan candu dalam jumlah besar yang diproduksi di Bengali, India membutuhkan pasar baru.  Untuk menyiasati kebijakan pemerintah Cina, pedagang Inggris mulai merencakan strategi agar Cina mau membuka perdagangan dengan mereka.

Para pedagang asing mulai menyelendupkan candu ke negara Cina, sehingga penduduk Cina terpaksa menjual barang-barang berharga mereka untuk ditukar dengan candu. Bangsa Cina sendiri sebenarnya telah mengenal candu sejak abad ke-15, namun Dinasti Qing melarang penghisapan candu pada tahun 1729, karena efeknya yang merusak.

Perdagangan candu sebelumnya dipelopori oleh bangsa India di bawah daulah Mughal, di mana perdagangan candu ilegal melalui Cina Selatan mendatangkan keuntungan besar. Ketika Inggris menguasai India, mereka melihat perdagangan candu sebagai peluang emas untuk memperbesar devisa.

Penyelundupan candu ke Cina meningkat pesat pada abad ke-18. Pada tahun 1730, 15 ton candu diselendupkan dan pada tahun 1773 mengalami peningkatan menjadi 75 ton. Candu-candu diselundupkan melalui laut dalam ribuan peti, yang masing-masing memuat sekitar 64 kilogram.

Membanjirnya candu di cina melemahkan rakyat Cina, jumlah pencandu mengalami peningkatan. Puncaknya ketika seorang pangeran menjadi pecandu, hal ini membuka mata Kaisar Daoguang akan bahaya terlarang ini. Pelarangan candu pun kembali ditegaskan pada tahun 1799, dan pada tahun 1810 dikeluarkan lah titah pelarangan dari kaisar.



masyarakta Cina mengkonsumsi CANDU



Meskipun demikian, letak pusat pemerintahan yag terlalu jauh di sebelah utara, menyebabkan kerajaan tidak sanggup mengendalikan para pedagang dan pejabat korup yang menyelundupkan candu lewat Cina Selatan. Minimnya tindakan pemerintah menyebabkan penyelundupan candu terus mengalami peningkatan. Tercatat pada tahun 1820-an, penyelundupan candu meningkat drastis mencapai 900 ton per tahun.

Untuk mengatasi kondisi memprihatinkan masyarakat, pada tahun 1838 pemerintah Cina menjatuhkan hukuman mati bagi para penyelundup candu lokal. Penyelundupan saat itu telah mencapai angka 1.400 ton.

Pada bulan Maret tahun 1839, Kaisar mengangkat pejabat bernama Lin-Zexu untuk mengatasi penyelundupan candu di Kanton dengan kekuasaan penuh. Komisioner Tinggi Cina di Goungzhou, Lin Zexu segera mendatangi gudang penyimpanan candu Inggris.  Lin meminta pihak Inggris agar menyerahkan candu di tempat tersebut.

Namun, Charles Elliot, kepala perdagangan Inggris, menolak tuntutan ini. Akibatnya, Lin mengepung gudang tempat penyimpanan candu, yang  di dalamnya terdapat 300 pekerja. Pengepungan berlangsung selama 40 hari, para pekerja baru menyerah setelah menderita kelaparan.

Selanjutnya, candu sebanyak 22.291 peti ditenggelamkan ke laut. Lin juga memaksa Inggris agar menanda-tangani perjanjian untuk tidak menyelundupkan candu lagi. Pada bulan Mei 1839, seluruh pejabat East India Company dipaksa meninggalkan Kanton.

Inggris menganggap tindakan pemerintah Cina sebagai penyitaan properti milik pribadi dan tidak dapat dibenarkan. Maka, Inggris mengirim kapal-kapal perang untuk mengancam pemerintah Cina dan mengepung pelabuhan.

Cina menolak membayar kompensasi, dan tetap melarang perdagangan dengan bangsa Inggris. Pada bulan November 1839, kapal perang Cina tanpa pernyataan perang ditembaki oleh kapal perang Inggris yang dikirim dari India. Akibatnya, Perang Candu I (1839-1842) antara Cina dan Inggris pun dimulai.

Jatuhnya Hongkong ke Tangan Inggris Akibat Perang Candu I (1839-1842) dan Perjanjian Nanjing


Dalam Bahasa Mandarin, Hongkong disebut Xianggang yang artinya “Pelabuhan Harum”. Saat ini Hongkong merupakan kawasan SAR (Special Administrative Region) yang memiliki konsep One Country Two System, yakni secara de jure merupakan People’s Republic of China atau berada dalam penguasaan Republik Rakyat China, tapi secara de facto berdiri sebagai negara sendiri yang memiliki kedaulatan, memiliki parlemen, hukum, bendera hingga mata uang sendiri.

Konsep One Country Two System dirumuskan oleh Deng Xiao Ping dengan tujuan agar saat kembali ke pangkuan China Raya, tidak mengalami hambatan, sebab selama 50 tahun Hongkong menganut sistem ekonomi kapitalis sedang China menggunakan sistem sosialis.

Perbedaan sistem ekonomi yang dianut tersebut, tidak lain karena Hongkong berada dalam kekuasaan Inggris sejak tahun 1842 akibat dilakukannya Perjanjian Nanjing menyusul terjadinya Perang Candu I. Hongkong baru diserahkan kembali oleh Inggris ke China pada 1 Juli 1997.

Jatuhnya Hongkong ke tangan Inggris itulah yang menjadi salah satu daya tarik dari Perang Candu I yang berlangsung sekitar 3 tahun, yaitu pada tahun 1839 – 1842.

Perang Candu I sebagaian besar berlangsung di pantai dan di laut. Pada perang tersebut kapal-kapal Inggris yang notabene lebih modern dari kapal-kapal Cina, membombardir pantai tenggara Cina.






Keunggulan persenjataan membuat armada Inggris dengan mudah menguasai kota-kota pelabuhan Xianggang (Hongkong), Kanton, Xiamen, Ningbo, Fuzho dan Shanghai. Bahkan, pada bulan Agustus 1842, dengan kekuatan 80 kapal perang, mereka maju menuju Nanjing.

Di tengah kondisi Cina yang semakin terdesak. Kaisar Daoguang tidak menemukan jalan yang lebih baik selain menyerah kepada pihak Inggris. Pemerintah Cina dipaksa menyetujui Perjanjian Nanjing, yang banyak merugikan mereka.

Berikut point-point penting dari perjanjian Nanjing:

  • Cina harus memberikan Xianggang (Hongkong) pada Inggris.
  • Pelabuhan-pelabuhan Kanton, Xiamen, Ningbo, Fuzhou, dan Shanghai harus dibuka bagi perdagangan dengan pihak Inggris.
  • Cina diwajibkan membayar kerugian perang sebesar 21 juta mata uang perak.
  • Memberikan hak istimewa bagi Inggris, serta membuka daerah khusus (ekstrateritorial) sebagai tempat tinggal warga Inggris.
  • Hubungan antara pejabat-pejabat Cina dan Inggris harus berdasarkan asas sama rata.
  • Inggris berhak mengangkat konsul di tiap-tiap pelabuhan yang dibuka bagi aktivitas perdagangan mereka.
  • Perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 29 Agustus 1842, sama sekali tidak menyelesaikan masalah penyelundupan candu. Penyelundupan masih berlangsung, meskipun secara resmi tetap dilarang.







Setelah perjanjian Nanjing tercetus, Amerika Serikat juga menuntut hak yang sama dengan Inggris. Amerika mengirimkan utusan bernama Caleb Cushing untuk merundingkan hal itu dengan pemerintah Cina. Usaha Cushing berhasil, Cina dan Amerika menyepakati perjanjian bilateral pada tahun 1844. Perjanjian tersebut membuat Amerika mendapatkan pula seluruh hak istimewa yang didapatkan Inggris.

Di dalam perjanjian bilateral ini, hakim-hakim Cina tidak memiliki wewenang untuk mengadili warga Amerika yang melakukan pelanggaran hukum dan harus menyerahkannya pada pengadilan konsulat Amerika.

Selain Amerika, Prancis juga menyusul mendakan perjanjian bilateral dengan Cina pada tahun yang sama guna memperoleh hak-hak istimewa. Sebagai hasilnya, Cina mengizinkan penyebaran agama Katolik dan mengembalikan hak milik gereja yang telah dilarang seabad sebelumnya.


Perang Candu II (1856-1860 M)

Perang Candu II dapat dianggap sebagai kelanjutan dari ambisi imperialisme Eropa di Cina. Pihak Eropa yang telah mendapatkan hak-hak dagang khusus di Cina, masih berambisi untuk memperluas kekuasaannya.

Pihak Inggris ingin memperkuat pengaruhnya di Cina dengan memaksa Dinasti Qing memperluas wilayah perjanjian Nanjing. Pada tahun 1854, mereka menuntut seluruh Cina dijadikan wilayah dagang terbuka bagi East India Company, perdagangan candu dilegalkan, dan diperbolehkannya duta besar Inggris ditempatkan di Beijing.

Tuntutan serupa juga datang dari Amerika Serikat dan Prancis. Akan tetapi, pemerintah Dinasti Qing menolak semua tuntutan tersebut, sehingga hubungan Cina dan Barat menjadi memanas.

Meskipun demikian, Perang Candu II secara khusus dipicu oleh tindakan pejabat Dinasti Qing yang menghentikan kapal bernama Arrow, kapal Cina yag telah diregistrasi di Hongkong (kapal tersebut dikapteni orang Inggris dan seluruh awaknya merupakan warga Cina). Telah menjadi kebiasaan, jika kapalTiongkok hendak menyelundupkan sesuatu, mereka meregistrasikan terlebih dulu kapalnya di Hongkong, sehingga dapat berlayar di bawah bendera Inggris dan terhindar dari jeratan hukum Cina.

Pada tanggal 8 Oktober 1856 kapal tersebut berlabuh di Kanton. Pada pagi harinya, mereka dihentikan oleh 4 pejabat dan 60 pasukan bersenjata. Mereka mencurigai Arrow hendak menyelundupkan sesuatu ke wilayah Cina.

Kapten kapal mendatangi konsulat Inggris untuk melaporkan penahanan yang dilakukan pejabat Cina. Konsul Inggris, Harry Parkes, segera meresponnya dengan mendatangi pejabat Cina yang melakukan penahanan serta memprotes tindakan mreka.

Meskipun telah diprotes, 12 orang di antara awak kapal itu tetap ditahan karena dianggap melakukan tindak kriminal penyelundupan. Pihak Inggris ngotot, bahwa kapal itu telah diregistrasi di Hongkong, oleh karena itu hukum khusus berlaku terhadap mereka, dan meminta agar kapal dan awaknya dibebaskan.

Pihak Cina menolak permintaan Parker, karena gagal membebaskan para awak Konsul Inggris kembali ke kantornya dan menyurati Gubernur Ye Mingchen. Ia membuat tuduhan bahwa para pejabat Cina telah menghina bendera Inggris. Selain itu, ia juga menuduh pihak Cina telah melanggar perjanjian ekstrateritorial dengan Inggris.

Parker juga mengirimkan surat kepada Gubernur Sir John Bowring dan Admiral Sir Michael Seymour di Hongkong, meminta Inggris menuntut permintaan maaf Cina. Mungkin Parker melihat peristiwa ini sebagai salah satu kesempatan untuk memperluas imperialisme Inggris di Cina.

Dari hasil penyelidikan pejabat Cina yang berwenang mendapati bahwa sembilan di antara dua belas orang yang ditangkap tidak bersalah. Gubernur Ye dengan tenang dan sopan menjawab tuntutan sepihak Inggris. Dijelaskannya alasan penangkapan serta penyesalan terhadap kesalah-pahaman yang terjadi.

Ia juga mengatakan tidak ada sedikit pun keinginan untuk menghina bendera Inggris. Gubernur Ye lalu menawarkan untuk menyerahkan 12 orang yang di tahan itu pada tanggal 12 Oktober 1856.

Akan tetapi, Parker menolak tawaran tersebut meskipun pihak Cina telah menyampaikan rasa penyesalan. Ia tetap bersikeras agar Gubernur Ye mengeluarkan permintaan maaf secara tertulis serta pembebasan awak kapal yang tidak bersalah dengan segera.

Ye merespon kesombongan pihak Inggris dengan menyatakan bahwa hukum ekstrateritorial hanya berlaku bagi kapal Inggris, sedangkan Arrow adalah kapal Tiongkok. Ia juga mempertanyakan kewenangan pihak Inggris untuk ikut campur urusan penangkapan warga negara Cina oleh pejabat berwenangan Cina, apalagi saat itu kapal juga berada di perairan Cina. Gubernur menyimpulkan insiden tersebut bukan lah merupakan pelanggaran perjanjian apa pun.

Pihak Inggris menolak penjelasan pihak Cina di aas, meskipun bukti-bukti dan saksi menguatkan pembelaan Ye. Mereka tetap ngotot bahwa kapal itu tetap kapal Inggris dan warga negara mana pun yang berada di atas kapal Inggris berada di bawah naungan hukum Inggris.

Polemik ini terus berlanjut hingga tanggal 21 Oktober 1856, di mana sekali lagi Parker menuntut permintaan maf Cina. Keesokan harinya, Gubernur Ye mengirim para tahanan itu ke konsulat Inggris, termasuk yang terbukti bersalah melakukan penyelundupan, namun pihak Inggris menanggapi dingin usaha tersebut. Gubernur Ye tetap bersikeras tidak perlu mengeluarkan permintaan maaf, karena tidak ada pelanggaran yang dilakukan.

Setelah Cina tidak kunjung meminta maaf, arogansi Inggris pun semakin menjadi. Mereka mengerahkan angkatan perangnya pada tahun 1857 untuk menggempur Kanton. Prancis ikut bergabung dengan Inggris setelah hukuman mati yang dijatuhkan terhadap seorang misionaris Prancis bernama August Chapdelaine.

Kanton berhasil direbut dan mereka bergerak menuju Beijing. Sementara itu, Kaisar Xianfeng (1851-1860) yang ketakutan melarikan diri ke Jehol. Perang Candu II baru berakhir setelah pihak Cina bersedia menandatangani Perjanjian Tianjin pada bulan Juni 1858. 

Berikut isi dari perjanjian Tianjin:

  • Inggris, Prancis, Amerika, dan Rusia diizinkan membuka kedutaan di Beijing, yang saat itu merupakan kota tertutup bagi orang asing.
  • Sepuluh pelabuhan baru dibuka bagi bangsa Barat, termasuk Danshui, Hankou, Niuzhuang, dan Nanjing.
  • Pemberian izin kunjungan orang asing ke pedalaman Cina, baik untuk urusan dagang atau kegiatan misionaris.
  • Cina harus membayar kerugian perang sebesar 4 juta tail perak pada Inggris dan 2 jut apada Prancis.
  • Pelarangan menyebut bangsa Barat sebagai yi (barbar).
  • Walaupun perjanjian telah ditandatangani, kerajaan tetap tidak mengizinkan pendirian kedutaan di Beijing. Oleh karena itu, pada tahun 1860, kekuatan gabungan Inggris dan Prancis kembali melancarkan serangan, dan berhasil menaklukan  Beijing pada tanggal 6 Oktober 1860.


Kaisar Xiangfeng kembali melarikan diri ke istananya di Chengde, di mana sebelumnya ia telah memerintahkan Pangerang Gong untuk bernegosiasi dengan bangsa Barat.

Di saat yang bersamaan, bangsa Barat membakar istana kekaisaran dan menjarahnya. Untuk meredam kekejaman bangsa Barat, pangerang Gong menyampaikan kembali kesediaan Dinasti Qing untuk menjalankan seluruh isi perjanjian Tianjin dalam wujud Konvensi Beijing yang diratifikasi pada tanggal 18 Oktober 1860. Adapun isi dari ratifikasi adalah sebagai berikut:

Cina mengakui kembali Perjanjian Tianjin.
  • Menjadikan Tianjin sebagai pelabuhan terbuka.
  • Kerugian yang harus diganti Cina kepada Inggris dan Prancis ditingkatkan menjadi 8 juta nail perak.
  • Perdagangan candu dilegalkan.
  • Dengan keluarnya ratifikasi ini sekaligus mengakhiri sepenuhnya Perang Candu dan menjadikan candu sebagai barang yang legal di dataran Cina.

Dengan keluarnya ratifikasi ini sekaligus mengakhiri sepenuhnya Perang Candu dan  menjadikan candu sebagai barang yang legal di dataran cina.